Description
Busur besar yang sangat kuat, bahkan di malam yang paling gelap dan kelam sekalipun akan tetap memancarkan cahaya berwarna mimpi. Batu pertama yang disebut giok ini tetap dapat bercahaya di malam tergelap sekalipun.
Saat ditempa menjadi sebuah busur, anak panah yang ditembakkan akan memburu dan membasmi segala iblis.
Tatapan sang raja batu tetap teguh dan dingin sampai akhir, matanya berkilau bagaikan giok emas.
Konon busur giok ini pernah membunuh seorang dewa yang dapat melihat kelemahan dalam hati seseorang.
"Lihatlah, anakku. Lihat bagaimana pahlawan yang pemberani ini dihantui oleh rasa takut, dan lihat para penguasa itu membungkuk dan memohon."
Sambil dikelilingi oleh kebencian dan kemurkaan, dewa itu bersender di kursi tahtanya sambil menikmati buah segar, hingga sari buah mengalir di antara jari jemarinya.
Saat ditempa menjadi sebuah busur, anak panah yang ditembakkan akan memburu dan membasmi segala iblis.
Tatapan sang raja batu tetap teguh dan dingin sampai akhir, matanya berkilau bagaikan giok emas.
Konon busur giok ini pernah membunuh seorang dewa yang dapat melihat kelemahan dalam hati seseorang.
"Lihatlah, anakku. Lihat bagaimana pahlawan yang pemberani ini dihantui oleh rasa takut, dan lihat para penguasa itu membungkuk dan memohon."
Sambil dikelilingi oleh kebencian dan kemurkaan, dewa itu bersender di kursi tahtanya sambil menikmati buah segar, hingga sari buah mengalir di antara jari jemarinya.