Talents
Allegoria Lv.
10
Normal Attack
Memberikan perintah dengan bahasa purba untuk melancarkan hingga 3 serangan dan mengakibatkan Pyro DMG.
Charged Attack
Mengonsumsi sejumlah Stamina untuk mengakibatkan Pyro DMG Area ke area di depannya setelah jeda singkat.
Plunging Attack
Menerjang tanah dan menyerang musuh di jalur terjangan dan mengakibatkan Pyro DMG Area saat mendarat.
Skill Attributes
| Attribute | Value |
|---|---|
| DMG Tahap 1 | 63.3% |
| DMG Tahap 2 | 53.3% |
| DMG Tahap 3 | 83.1% |
| DMG Charged Attack | 202.2% |
| Konsumsi Stamina Charged Attack | 50.0 |
| DMG Selama Plunging | 112.3% |
| DMG Plunging Attack Rendah/Tinggi | 224.6%/280.6% |
Revelation: Uncreated Light Lv.
10
Memanifestasikan bayangan kekuasaan langit masa lalu, memberikan efek Grace of Kenosis kepada seluruh anggota party di sekitar yang akan meningkatkan ATK Karakter-Karakter tersebut, mengakibatkan Pyro DMG Area, dan menciptakan Shield of Blazing Light.
Ketahanan DMG Shield of Blazing Light bergantung pada ATK Nicole dan memiliki 250% pertahanan terhadap Pyro DMG.
Skill Attributes
| Attribute | Value |
|---|---|
| DMG Skill | 249.1% |
| Pertahanan Perisai | 398.1% ATK+3051 |
| Durasi Perisai | 20.0 detik |
| Rasio Bonus ATK Grace of Kenosis | 15.00% ATK |
| Bonus ATK Maksimum Grace of Kenosis | 600.0 poin |
| Durasi Grace of Kenosis | 20.0 dtk |
| Cooldown | 16.0 dtk |
Revelation: Ladder of Divine Ascent Lv.
10
Menenun jalan takdir yang tertambat dengan benang emas dari langit, Nicole mengakibatkan Pyro DMG Area, dan beralih ke mode "Silent Contemplation".
Saat Nicole berada dalam mode ini, ketika serangan Karakter aktif di sekitar dalam party mengenai musuh, Arcane Projection akan dipanggil untuk melancarkan serangan terkoordinasi terhadap musuh. Serangan ini akan mengakibatkan Elemental DMG Area yang sesuai berdasarkan jenis elemen Karakter tersebut. DMG ini didasarkan pada ATK Karakter tersebut, dan juga dianggap sebagai DMG yang diakibatkan oleh Karakter tersebut.
Efek ini dapat terpicu maksimum sekali setiap 3 detik dan dapat terpicu hingga 4 kali setiap kali Nicole beralih ke mode Silent Contemplation.
Selain itu, Arcane Projection dari Karakter Hexerei sepertinya akan memiliki tampilan visual yang berbeda ....
Skill Attributes
| Attribute | Value |
|---|---|
| DMG Skill | 570.2% |
| DMG Arcane Projection | 180.0% ATK Karakter terkait |
| Jumlah Serangan Arcane Projection | 4 kali |
| Durasi Silent Contemplation | 20.0 dtk |
| Cooldown | 15.0 dtk |
| Energy | 60 |
Passives
Methexis
Selain Nicole, Guidance of Theosis yang dimiliki Karakter lain akan langsung kembali menjadi Grace of Kenosis saat Karakter itu meninggalkan medan pertempuran.
Philokalia
Nepsis
Efek ini memiliki cooldown selama 5 detik, dan tidak berlaku di Domain, Domain Trounce, dan Spiral Abyss.
Witch's Eve Rite: Light in the Darkness
Hexerei: Secret Rite
DMG yang diakibatkan Arcane Projection milik Karakter Hexerei meningkat sebesar 300% ATK Nicole.
Constellations
01
"Do Not Be Afraid, Child Who Is Loved"
Efek ini dapat terpicu sekali setiap 6 detik.
02
"I Will Guide You and Show You the Path You Should Tread"
Selain itu, saat Nicole melancarkan Elemental Skill Revelation: Uncreated Light, Karakter aktif di sekitar akan mendapatkan Shield of Blazing Light.
03
"A Lamp by Your Side, A Light to Shine the Way"
Maksimum: Lv. 15.
04
"Whether Left or Right, No Matter Which Way You Turn"
Saat memiliki Pathfinder's Blessing, DMG yang diakibatkan oleh Normal Attack, Charged Attack, Plunging Attack, Elemental Skill, dan Elemental Burst Karakter akan meningkat sebesar 70% dari ATK Nicole. Efek ini akan berakhir setelah terpicu 8 kali atau saat durasinya berakhir.
Saat mengenai beberapa musuh sekaligus, jumlah terpicunya efek akan mengikuti jumlah musuh yang terkena. Jumlah terpicunya efek Pathfinder's Blessing untuk setiap Karakter party dihitung secara terpisah.
05
"You Will Hear My Voice Beside You"
Maksimum: Lv. 15.
06
"This Is the Path, Walk It Without Delay"
Selain itu, Karakter yang memiliki Guidance of Theosis akan mengabaikan 40% DEF musuh saat mengakibatkan DMG.
Materials Calculator
Voice Lines
Halo
Berbincang: Novel
Berbincang: Patung
Story
Description
Info Karakter
Dahulu kala, cahaya dari berbagai bangsa menghiasi bumi dengan kilau keemasan. Dahulu kala, putri-putri langit melangkah bebas dengan anggun di antara istana para dewa dan kota-kota manusia. Dahulu kala, sang penguasa masa silam yang pernah terjatuh dalam kegelapan pekat belum membawa malapetaka kembali ke bangsanya. Dahulu kala, tiga bulan terang yang tergantung tinggi di langit masih berjumlah tiga ....
Waktu tak pernah berhenti dan terus berputar tanpa jeda. Dalam siklus yang telah kehilangan harapan, cahaya langit padam bersama kehidupan yang bangkit dan runtuh bersamanya. Para pelayan yang dahulu setia kini berbalik melawan penguasa mereka demi kehidupan yang telah dirancang. Sang penguasa naga hitam kembali dari antara bintang-bintang. Kereta bulan yang terang benderang hancur berkeping bagai kristal ....
"Eh, tunggu dulu, yang kamu katakan terlalu umum. Setiap poin di sini kalau diperluas satu per satu, sudah cukup untuk menulis satu buku." Penyihir yang sedang menulis cerita mengangkat tangannya, menyela ucapan Nicole. Ia mengerutkan kening sambil berpikir. Terlalu banyak cerita membawa terlalu banyak pemikiran, membuatnya malah tidak tahu bagaimana melanjutkan tulisannya.
"Ini bagus kok, dengan melemparkan banyak misteri secara singkat dan cepat seperti ini, pasti bisa menarik banyak pembaca!" Penyihir yang riang berbaring di atas boneka Dodoco miliknya sambil tertawa terbahak-bahak. Meskipun dia tidak tahu apakah ada pembaca yang bisa membaca karya temannya, tapi hanya dengan mengadakan pesta teh saja sudah cukup membuatnya senang untuk waktu yang lama.
"Hehehe ... selain pembaca, cerita-cerita ini mungkin juga akan menarik perhatian beberapa 'pengunjung' dari tingkat yang lebih tinggi." Penyihir yang melihat masa depan tertawa pelan. Dia sudah lama menyingkap tabir masa depan, tetapi tidak pernah menyebutkan apa yang dia ketahui dan lihat. Lagipula, inti dari takdir tidak bisa ditunjukkan kepada orang lain dengan sembarangan.
"Oh? Kalau begitu malah semakin seru. Aku penasaran banget pengen ketemu sama para 'tamu' itu." Penyihir yang haus akan pengetahuan itu bertepuk tangan dengan santai, lalu dia tidak bicara lagi, seolah-olah beneran lagi nunggu kedatangan tamu yang tidak diundang.
"..." Penyihir yang akan melakukan perjalanan jauh lagi itu terdiam. Ia mengetuk-ngetukkan tumit sepatunya yang tebal ke lantai, dan suara gerusak dari dalam koper di sampingnya langsung berhenti. Baru setelah itu, ia kembali meminum tehnya dengan tenang.
"Oh ya? Kalau begitu ... lebih baik aku ceritakan kisah lain saja? Yang lebih detail?"
Penyihir yang tidak bersuara itu berkedip.
Lagipula masih ada banyak waktu untuk pesta teh, jadi dia memutuskan untuk mengganti cerita yang dia ceritakan.
"Pada zaman dahulu kala ...."
Kisah Karakter 1
Kisah Karakter 2
Kisah Karakter 3
Kisah Karakter 4
Kisah Karakter 5
"Panduan Keluar Masuk Perbatasan"
Vision
Dressing Room
