GACHABASE
?

Bloodstained Chivalry

Artifact Set

Set Bonuses

2-Piece Set

Meningkatkan 25% Physical DMG.

4-Piece Set

Dalam 10 detik setelah mengalahkan musuh, meningkatkan 50% DMG Charged Attack dan mengurangi konsumsi Stamina Charged Attack menjadi 0.

Stats

MAIN STATS

Lv. 0
4 Star
5 Star
HP
645
717

SUB STATS

Roll 1
Roll 2
Roll 3
Roll 4
HP
209
239
269
299
HP
4.1%
4.7%
5.3%
5.8%
ATK
14
16
18
19
ATK
4.1%
4.7%
5.3%
5.8%
DEF
16
19
21
23
DEF
5.1%
5.8%
6.6%
7.3%
CRIT Rate
2.7%
3.1%
3.5%
3.9%
CRIT DMG
5.4%
6.2%
7.0%
7.8%
Energy Recharge
4.5%
5.2%
5.8%
6.5%
Elemental Mastery
16
19
21
23

Story

?

Bloodstained Flower of Iron

Bunga yang berwarna hitam dan sekeras besi karena noda darah di atasnya yang telah mengering. Sepertinya disimpan untuk menjadi sebuah kenang-kenangan dari pemiliknya. Bunga putih yang biasa diberikan kepada kesatria oleh gadis yang diselamatkan.
Bunga ini dikeringkan dan diawetkan oleh darah dari semua pertumpahan darahnya.

Berterima kasih kepada penyelamatnya, gadis itu memberikan sebuah hadiah,
Dia menolak semua yang dia berikan, terkecuali bunga putih itu.

"Satu-satunya hadiah bagi kesatria adalah terus melatih jalan kebajikan"
"Bunga ini akan menjadi lencanaku. Hanya ini yang kubutuhkan."

Dia memakai bunga tersebut di hatinya,
Seperti baju besinya, bernoda hitam seperti malam musim dingin,
Sama seperti hatinya, mengeras bagai pedang besi.
?

Bloodstained Black Plume

Bulu burung gagak yang disematkan ke jubah seorang knight. Bulu ini telah berulang kali terwarnai merah gelap oleh noda darah. Salah satu bulu gagak tidak sengaja menempel pada Bloodstained Knight.
Di mana ada darah, di situ ada gagak mengikuti.

Pada akhirnya Bloodstained Knight tidak bisa lagi membedakan,
Apakah darah yang menodainya adalah miliknya sendiri atau musuhnya.

Pada akhirnya, di perjalanan yang jauh dipenuhi tumpahan darah, dia menyadari,
Jalannya yang dianggap jalan kesatria telah mengubahnya dari kesatria putih menjadi monster.
Satu-satunya pengikutnya hanyalah gagak yang tertarik dengan jejak darah yang ditinggalkannya.
?

Bloodstained Final Hour

Sebuah alat penanda waktu yang digunakan oleh knight. Cairan di dalamnya telah mengering dan tidak dapat lagi berfungsi. Jauh di dalam jurang, di mana benda-benda langit tidak memancarkan cahaya,
Bloodstained Knight menyimpan jam ini, meskipun waktu telah kehilangan semua makna.

Ini adalah kisah terakhir seorang kesatria berdarah, dan dia telah mengucapkan selamat tinggal kepada orang-orang sejak lama.
Karena dia menyadari sudah tidak ada tempat baginya di dunia ini,
Dia bertualang ke kerajaan kuno yang telah hancur, dan mati dalam sebuah pertempuran di sarang monster.
Di bagian terdalam dunia, ia mempelajari asal-usul monster yang menghancurkan kerajaan kuno.

"Kerajaan kuno tersebut dihukum dengan tidak adil"
"Merubah penduduknya menjadi monster"
"Sebagai seorang kesatria, dirinya tidak bisa menoleransi hal tersebut"
"Jika neraka adalah namanya, maka aku akan menjanjikan kesetiaanku pada neraka itu"
?

Goblet of Bloodstained Chevalier

Piala logam berwarna hitam yang digunakan oleh Bloodstained Knight. Pada bagian luarnya terdapat noda kotor darah yang menggumpal dan noda asap. Awalnya sebuah piala perak yang sangat indah dengan ukiran emas yang menggambarkan prestasi seorang Knight yang sopan.
Tapi darah dan asap telah menodai piala tersebut sampai tak dikenali lagi.

Terselimuti oleh darah, kesatria yang membasmi monster pulang dari medan tempur,
Akhirnya tidak menemukan mereka yang meminta pertolongan di antara rumah yang hancur terbakar.

Kesatria yang merasakan pahitnya kegagalan mengambil piala yang sudah menghitam di reruntuhan sebagai tanda,
Dan bersumpah untuk membasmi para monster di muka bumi, kemiskinan dan juga kejahatan.
?

Bloodstained Iron Mask

Topeng besi yang digunakan oleh Knight untuk menyembunyikan identitasnya. Banyak orang memiliki teori berbeda-beda tentang wajah di balik topeng ini. Topeng platinum mewah yang dulunya milik seorang kesatria yang mulia.
Jejak darah mengering telah menghiasi penampulan topeng tersebut.

Saat Bloodstained Knight itu mengulurkan tangan untuk membantu orang yang membutuhkan setelah membunuh monster itu,
Namun saat melihat gadis itu menjerit dan mendorongnya. Saat itulah sang kesatria yang berlumuran darah tahu,
Dia sendiri telah berubah menjadi monster.
Bersimbah darah dan kekejaman dari peperangan.

"Kalau begitu biarkan topeng besi ini menggantikan wajahku"
"Orang yang menjagaku dari kesatria itu tidak harus melihat langsung wajahku"
"Aku menjadi keji karena pertempuran berdarah"